Animasi Kuliner Bubur Ayam Indonesia Viral, Ini Dia Sosok Alfeus Yuliant Christie Sang Animator

247

Medan, Lensawarga.com – Alfeus Yuliant Christie, Pria asal Indonesia yang berprofesi sebagai Animator ini sempat membuat heboh warganet. Pasalnya video berdurasi 48 detik yang menampilkan animasi kuliner nusantara yaitu bubur ayam menjadi viral di media sosial.

Foto: Screenshot Video Animasi Bubur Ayam

Dalam video tersebut, terlihat pedagang bubur ayam sedang meracik semangkok bubur ayam, seperti menyiduk bubur, memberikan kuah, kecap, dan menaburi ayam di atas mangkok. Video animasi tersebut diunggah di akun Instagram miliknya @harousel, Senin (8/7/2019).

Baca Juga : Bagaimana Pemain Game Bisa Dapat Uang?

“[Your Daily Dose of Food series」- Bubur Ayam,” tulis @harousel.

Banyak warganet yang memuji karya dari sang Animator tersebut, bahkan beberapa diantaranya menyebut bahwa karya Alfeus digadang-gadang mirip dengan animasi dari Studio Ghibli sebuah studio film animasi yang berbasis di Koganei, Tokyo, Jepang.

Loading...

Meski begitu Alfeus mengaku bahwa dirinya tak menyangka bahwa video animasi karyanya tersebut akan menjadi viral.

Mencoba menggali lebih dalam siapa sebenarnya sosok dari Alfeus Yuliant Christie, Lensawarga.com pun melakukan wawancara eksklusif dan sang Animator pembuat kuliner khas Indonesia tersebut, pada Selasa (9/7/2019).

Alfeus Yuliant Christie

Alfeus Yuliant Christie adalah seorang Pria asal Surakarta, Jawa Tengah kelahiran 23 Juli 1990. Pria yang akrab disapa Ave ini adalah salah satu Alumni Tahun 2012 dari Universitas Binus Jakarta Barat, dengan Jurusan Teknik Informatika.

Saat ini Ave bekerja di salah satu perusahaan studio pegembangan gim (game development studio) bernama Appxplore di Kuala Lumpur.

Proses Pengerjaan Video Animasi

Terkait video animasi bubur ayam yang viral tersebut, Ave mengatakan bahwa video itu dikerjakan sendiri dengan beberapa masukan dan saran dari teman-temannya. Namun Ave mengaku hanya iseng saja membuat video animasi tersebut.

“Awalnya saya mulai membuat project tersebut iseng aja, saya memulainya dengan membuat gambar makanan yang tidak bergerak, tetapi akhirnya keterusan sampai detail membuatnya menjadi animasi bergerak,” beber Ave.

Untuk proses pembuatan video animasi tersebut, Ave mengaku membutuhkan waktu selama 2-3 bulan dan untuk bagian latar musik dan sound effect dikerjakan oleh temannya, Mandy Kowara.

“Total pengerjaan sekitar 2-3 bulan, dari awal Mei sampai Juli 2019, dan akhirnya selesai dan langsung saya upload pada hari Senin kemarin,” kata Ave.

Untuk proses pembuatan animasi tersebut, Ave memulainya dengan proses sketching terlebih dahulu untuk storyboard, lalu mencari mood board dan key color.

Selanjutnya, menyelesaikan karya per frame dan untuk proses akhir (finishing) semua gambar dimasukkan menjadi segmen-segmen scene yang kemudian disatukan menjadi sebuah video.

“Untuk mempermudah pembuatan video animasinya, saya memakai software Clip Studio dan Adobe After Effect,” ujar Ave.

Alasan Membuat Animasi Kuliner Indonesia

Saat ditanyakan kenapa memilih membuat Animasi kuliner makanan khas Indonesia? Ave mengaku ingin memperkenalkan makanan Indonesia ke Luar Negeri.

“Saya mau coba mengenalkan makanan dari tanah air kita ke luar Indonesia,” ujarnya.

Apakah kedepan ada rencana membuat Ilustrasi atau Animasi selain Kuliner?

“Hmmh, mungkin ada tapi belum kepikiran sama sekali, untuk saat ini ingin fokus di kuliner dulu,” jawab Ave.

Proses Mengenal Dunia Animasi

Kenal dengan Ilustrasi dan Animasi sejak kapan dan bagaimana awalnya?

“Dari kecil saya memang udah tertarik sama art dan mulai otodidak belajar menggambar, selain itu saya juga suka dengan hal-hal berbau teknologi semenjak ayah saya ngenalin komputer ke saya,” ujar Ave.

“Saya mulai mencoba fokus sampai kuliah Jurusan Teknik Informatika, sembari tetap ngegambar juga, tapi akhirnya saya ngerasa lebih condong ke seni, jadi kebawa sampai sekarang,” sambungnya.

Software pertama sekali yang dipakai untuk belajar Ilustrasi dan Animasi?

“Dulu awalnya saya pakai photoshop, lalu akhirnya pindah ke clip studio paint dan untuk video saya tetap percayakan after effects,” jelas Ave.

Untuk Software yang dipakai, butuh waktu berapa lama untuk mempelajarinya?

“Wah, untuk waktu pastinya kurang tau ya, untuk dasar-dasarnya mungkin 1 bulanan, tapi ngebiasain pake tabletnya yang lama. Saya hampir 1/2 tahun baru terbiasa,” terang Ave.

Total Pemakaian Software tersebut berapa Tahun?

“Untuk photoshop semenjak saya SMA, kalau clip studio paint semenjak 2014 sampai sekarang,” sebutnya.

Perjalanan Karir Alfeus

Sejak tahun berapa bekerja di Perusahaan pengembangan gim (Game Development)?

“Sebelumnya, saya sempat bekerja di industri game juga di Indonesia, namanya Touchten dari 2016 sampai Februari 2019. Dan baru pindah ke Kuala Lumpur sejak Maret tahun ini,” ujar Ave.

Saat diminta memberikan tips dan saran untuk orang-orang yang ingin menggeluti Profesi yang sama dengannya hingga akhirnya bisa diterima bekerja di Perusahaan Game di Luar Negeri.

Ave mengatakan, bahwa biarkan saja semuanya mengalir sesuai dengan bidang yang disukai dan dikuasai.

“Semua balik ke niat masing-masing sih, soalnya masing-masing orang udah punya jalannya sendiri,” jawab Ave.

Baca Juga : Para Gamers Wajib Tahu, 5 Tips Memilih Ponsel Gaming

Demikianlah hasil wawancara eksklusif dengan Alfeus Yuliant Christie salah satu Animator Indonesia yang sukses menembus Perusahaan Pengembangan Gim di Luar Negeri. Semoga cerita dari Alfeus ini bisa menginspirasi generasi milenial di Tanah Air.

Tonton Juga, Video Animasi Kuliner Indonesia Karya Alfeus Yuliant Christie :

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :