135 KPM Nagori Tangga Batu Terima BLT Dana Desa Tahap IV

601

Simalungun, Lensawarga.com – Pemerintah Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap IV, Selasa (6/10/2020).

Pangulu Tangga Batu Irawanto Salurkan BLT Dana Desa Kepada Warga

Pencairan BLT Dana Desa tahap IV untuk 135 kepala Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 13 Dusun di Nagori Tangga Batu dibagikan secara serentak di halaman Kantor Pangulu Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan. Pencairan BLT Dana Desa senilai Rp 300.000,- per bulannya untuk KPM dinilai lebih mudah dan simpel.

Baca Juga: Pabrik Kelapa Sawit PT SBSJJ Diduga Tak Memenuhi Syarat, Perizinan Perlu Dikaji Ulang

Kepala Desa Tangga Batu Irawanto mengatakan, hari ini pihaknya melaksanakan pembagian BLT Dana Desa tahap IV sebesar Rp 300.000/KK untuk 135 KPM, sedangkan teknis pencairannya sama seperti tahap I, II dan III, dimana pencairan BLT Dana Desa selama tiga tahap.

“Pelaksanaan pembagian dan penerima KPM sudah kami musyawarahkan bersama seluruh perangakat desa dan pendamping desa, sesuai dengan prosedur yang akan diawasi oleh Babinsa, Babinkamtibmas dan disaksikan Camat,” kata Irawanto.

Loading...

Hal senada juga disampaikan Camat Hatonduhan Zocson Silalahi, bahwa keputusan pelaksanaan pembahagian BLT itu didasarkan kepada keputusan dari Musyarawarah Desa Khusus (Musdesus) yang dihelat oleh pihak pemerintah desa. Musdesus adalah forum tertinggi ditingkat desa yang menentukan KPM yang dinilai layak untuk mendapatkan bantuan.

“Jadi yang diajukan bukan karena inisiatif dari desa saja. lewat forum tersebut, pasti dipikirkan secara matang KPM yang akan menerima. Jangan sampai ada double penerima. Karena Musdesus sebagai salah satu alat kontrolnya,” ujar Zocson Silalahi.

Sementara TPD Kecamatan Hatonduhan, Supiayani menyatakan, sebanyak 135 KPM adalah data awal desa, data tersebut kemudian dilakukan verifikasi sebelum ditetapkan dalam Musdesus.

“Oleh karena itu, wajar jika KPM ada sedikit ada perubahan. Karena yang verifikasi dari desa sendiri. Menyesuaikan dengan kondisi dana desa yang ada,” ujar Supiayani.

Supiyani menambahkan, keputusan KPM ini adalah hasil rapat yang dilakukan oleh anggota maujana dan perangkat desa beberapa waktu lalu.

“Jumlah tersebut adalah warga yang tidak menerima bantuan baik dari pemerintah seperti PKH, PBNT dan BST,” ujarnya.

Menurut Supiyani, keputusan dan memutuskan KPM untuk penyaluran BLT Dana Desa tahap IV, V dan VI ini sudah sesuai dengan arahan dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Selain itu, ketentuan tersebut juga diatur melalui Surat Edaran Kementerian desa tentang BLT Dana Desa tahap IV, V dan VI.

“Pencairannya sendiri kami pastikan tidak akan mengganggu program wajib seperti penanganan stunting,” pungkasnya.

Pantauan Lensawarga.com di lapangan, pembagian BLT tahap IV di Nagori Tangga Batu langsung diberikan Pangulu Irawanto dan dikawal ketat oleh Babinsa Sertu P. Sinaga, Babinkamtibnas Aiptu RH Sianturi, Pendamping Teknik, Pendamping lokal desa, dan di saksikan Camat Hatonduhan, beserta Muspika dan Perangkat desa.

Di Kecamatan Hatonduhan sendiri pembagian BLT tahap IV, baru 6 nagori yang melaksanakan dari 9 Nagori yang ada. Namun sangat disayangkan masih ada satu Nagori di Kecamatan Hatonduhan yang masih belum membagikan BLT Tahap III.

Baca Juga: Lahan Hutan di Nagori Bosar Nauli Diduga Dikelola Tanpa Izin

Secara ketentuan, Nagori yang belum membagikan BLT tahap III bisa terkena sangsi bahkan bisa dipastikan akan menimbulkan masalah. Hal itu juga dibenarkan Camat Hatonduhan saat ditanya soal BLT Dana Desa tahap III yang belum dibagikan salah satu Nagori di Kecamatan Hatonduhan.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :