132 Keluarga Korban Lion Air JT 610 Sudah Serahkan Sampel DNA ke RS Polri

28

Jakarta, Lensawarga.com – 132 keluarga telah memberikan sampel DNA dan data antemortem ke Tim Disaster Victim Identification (DVI). Data ini diberikan untuk mempermudah proses identifikasi korban pesawat Lion Air JT 610, Senin (29/10/2018).

Keluarga Korban Penumpang Lion Air JT 610 Mendatangi RS Polri

“Pos antemortem kita sudah mengambil jumlah dari 132 keluarga kita sudah terima, informasi sebagian sudah kita ambil sampel DNA-nya juga,” kata Kepala RS Polri Kombes Musyafak saat jumpa pers di kantornya, Senin (29/10/2018).

Baca Juga : Sebanyak 24 Kantong Jenazah Korban Lion Air JT 610 Diterima RS Polri

Musyafak mengingatkan keluarga yang belum menyerahkan sampel DNA agar segera menyerahkannya. Sebab, penting untuk mendapat data dari keluarga korban demi mempermudah proses identifikasi jenazah.

“Ini masih berjalan, dan kita harapkan semua keluarga bisa hadir ke sini untuk pemeriksaan DNA. Ini penting, kenapa penting? karena melihat korban yang sudah masuk postmortem relatif secara fisik harus diperiksa,” jelasnya.

Loading...

Kepala RS Polri itu juga meminta kepada para keluarga korban, untuk sabar menunggu hasil pemeriksaan dan mengatakan, pihaknya telah menyediakan tempat untuk keluarga korban yang menunggu hasil identifikasi.

“Keluarga yang sudah mengumpulkan sampel DNA kami harap menunggu, dan keluarga yang menunggu juga, bisa menunggu di tempat yang sudah kami siapkan,” tuturnya.

Pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkalpinang itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.20 WIB. Namun, 13 menit kemudian pesawat dinyatakan hilang kontak dan dinyatakan jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Baca Juga : KNKT Sebut Kecepatan Lion Air JT 610 Kencang Sekali Mencapai 340 Knot

Total ada 189 orang di dalam pesawat itu, yang terdiri atas 178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi, 6 awak kabin, 1 kopilot, dan 1 pilot. Pencarian masih terus dilakukan selama 24 jam.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :